” Apakah Ini Haji Ilegal ? “

4 02 2009

Ada beberapa masalah yang menjadi dilema bagi saya dalam melihat Haji di Indonesia sampai saat ini.

Yang pertama adalah cara pendaftaran yang tidak sesuai dengan tempat yang seharusnya dia mendaftar guna untuk mendapatkan nomor porsi keberangkatan haji yang lebih cepat, salah satu contohnya adalah dikarenakan kouta DKI Jakarta yang hanya 7000 porsi tetapi jumlah pendaftar haji di jakarta yang banyak dikarenakan tingkat perekonomian mereka yang bagus menjadikan antrian tunggu untuk keberangkatan haji di DKI Jakarta mencapai 3 tahun, dikarenakan antrian yang panjang tersebut ada orang-orang yang pindah mendaftar di daerah lain misalkan di Bekasi atau Depok yang termasuk diwilayah Jawa Barat dan memiliki kouta sebanyak 32.000 porsi dan memiliki peluang untuk keberangkatan haji yang lebih cepat. Yang saya tanyakan apakah cara seperti ini disebut Legal atau Ilegal??? Mengingat pada dasarnya Haji ini adalah Ibadah yang harus dijalani dengan kebenaran dan ketulusan…. tetapi dengan cara pindah daftar tersebut otomatis si pendaftar harus membuat KTP sesuai tempat pendaftaran yang dituju dan disini saya perhatikan jadi banyak pemalsuan KTP untuk daftar haji!!! Dan apakah dengan cara seperti ini tidak merugikan orang lain??? mengingat dengan adanya orang yang bukan mendaftar diwilayahnya menjadi mngurangi jatah porsi keberangkatan bagi orang yang berada di daerah tempat si orang itu mendaftar….? coba kita lihat dengan hati yang bersih apakah ibadah haji seperti ini bisa dikatan baik bila didalamnya terdapat unsur-unsur pemalsuan………….???? Entahlah saya pribadi hanya bisa bertanya, hanya Allah SWT yang bisa menjawabnya…..

Yang selanjutnya mungkin ada satu hal yang saya pertanyakan tentang adanya “nomor porsi 31″. Apa sih yang dimaksud nomor porsi 31? saya sendiri masih bingung sebenarnya. yang saya tahu sampai saat ini nomor tersebut adalah seperti nomor-nomor istimewa, yang keluarnya pada saat-saat dekat menjelang pemberangkatan haji. entah ada berapa ratus atau ribu nomor tersebut, tapi setiap tahun yang saya jumpai mungkin ada sekitar ratusan nomor yang keluar, dengar-dengar sih nomor itu biasanya bagi para pejabat dan keluarganya, yang bisa saja walaupun belum mendaftar haji tapi bisa berangkat tanpa harus mengantri seperti masyarakat pada umumnya….. dan sering saya jumpai pada saat dimulainya massa untuk pelunasan nomor tersebut yang datang bukan hanya dari jakarta tap dari seluruh wilayah Indonesia datang serentak menuju DEPARTEMEN AGAMA PUSAT untuk melakukan proses pelunasan BPIH tersebut yang dilakukan hanya dalam beberapa hari saja. dan dari semua itu yang saya jumpai justru banyak dari mereka yang datang mengaku bukan pejabat atau keluarganya, tapi justru masyarakat biasa yang bisa dibilang “saya bayar lebih supaya cepat berangkat” . entahlah……. Tapi apa mungkin ada praktek dagang sapi di dalam lingkungan DEPAG khususnya di bagian haji ini……..?


Aksi

Information

One response

5 02 2009
Hikmah

Wah ternyata ada juga yah sistem yang seperti itu….. harus dipertanyakan tuh…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: