HIDUP itu seperti garis HORIZONTAL

7 02 2009

images3

Bila digambarkan, kehidupan itu sama seperti sebuah Garis Horizontal yang lurus membentang tanpa batas. Dan di dalam garis tersebut terdapat bebrapa titik tahapan yang akan manusia lewati dalam kehidupannya.

Titik pertama adalah bernama Alam Ruh, dimana ruh-ruh manusia berada, pada titik ini manusia tidak akan merasakan apapun karena memang masih dalam ruh yang tidak berwujud.

Titik yang kedua adalah bernama Alam Rahim, dimana wujud dari ruh manusia tersebut akan terbentuk di dalam rahim seorang ibu, pada titik inipun manusia belum bisa merasakan apapun, dalam Alam Rahim biasanya manusia berada sekitar sembilan bulan lamanya untuk kemudian dilahirkan.

Titik yang ketiga adalah bernama Alam Dunia, pada titik iilah proses dimulinya manusia merasakan, melihat, mendengar dan akan melakukan apapun. Pada titik ketiga ini pula akan dimulainya masa perjuangan dan penentu agar bisa seperti apa nantinya manusia tersebut pada titik-titik berikutnya. Di dunia akan ditentukan akan seperti apa manusia pada titik selanjutnya. Waktu yang dilweati pada titik ini sangat beraneka macam, ada yang lama dengan hitungan ribuan, ratusan, puluhan tahun, dan bahkan ada yang sangat singkat, yang mungkin hanya beberapa tahun, bulan, minggu, hari  dan bahkan hitungan menit dan detik waktu yang akan dilewati oleh manusiapada titik ketiga ini. Tinggal seperti apa manusia tersebut menggunakan dan memanfaatkan waktu yang telah disediakan oleh Sang Pencipta. Bila di ibaratkan dunia ini seperti loket karcis, tinggal karcis jurusan mana yang akan kita beli dan akan kita tuju?

Titik yang keempat adalah bernama Alam Kubur, disinilah dimulainya tujuan kita untuk menuju titik yang kelima atau yang terakhir, pada titik keempat ini manusia akan tahu kemana tujuan terakhirnya.

Dan pada titik yang kelima atau yang terakhir adalah bernama Alam Akhirat, titik ini merupakan titik penutup dari rangkaian titik yang sebelumnya, namun garis horizontal yang terletak pada titik terakhir ini adalah garis lurus yang tidak memiliki garis akhir atau penutup, jadi garis tersebut membentang lurus tanpa batas, ada dua tempat di titik terakhir ini yang semuanya bersifat kekal atau abadi. Tempat yang satu dalah SURGA dan yang satunya adalah NERAKA, tinggal dimana tempat yang akan kita tempati???

Semuanya tergantung tiket kemana yang sudah kita beli pada titik ketiga tadi…… Sudahkah Anda membeli tiket tersebut???

Jadi kesimpulan dari Garis Horizontal bertitik lima dan bergaris lurus tanpa batas, sebenarnya titik yang harus kita tuju adalah titik yang kelima yang kekal dan abadi selamanya. Jadi manfaatkanlah waktu sebaik-baiknya yang diberikan kepada kita di titik ketiga, memang titik ketiga ini merupakan titik yang sulit, dimana terjadi bermacam-macam sesuatu didalamnya, tinggal bagaimana kita menaggapi dan menyikapinya demi mencapai tempat terbaik di titik kelima.

Jadi tinggal tergantung manusia tersebut yang memahami garis horizontal ini. Garis titik yang mana yang akan dimanfaatkannya. Apakah kita rela mengorbankangaris titik terakhir yag kekal hanya demi titik ketiga yang memang tercipta miniatur Surga…..? Anda bisa pahami sendiri maksud dari tulisan saya ini……!

Wassalam dan Terima Kasih.


Aksi

Information

2 responses

8 02 2009
Herman S.Y

Great posting.

Ehm, sbnrnya gua mau ngasih komentar ttg tampilan blognya, berhubung ga di sediakan halaman buku tamu, jadinya gua ngasih komentar disini aja.

Untuk kategori, bisa dilihat dari halaman si sebelah kanan, telihat boxnya melewati garis page, lebih baik judul kategori “Problematika & Dinamika Indonesia” disingkat saja.

Trus, untuk postingan, kasih “Tags”. tags adalah semacam keywords/kata kunci. maksudnya kalau ada user lain ingin mencari sebuah artikel misal “Forest Gum”, berarti kasih tags-nya “forest gum”.
Kalau masih bingung, cek aja di blog gua, lihat di paling bawah masing2 postingan, disitu ada beberapa kata kunci/tags. Atau sering2 aja browsing melihat tampilan2 blog2 lain di wordpress atau blogspot.

Sip.. gitu aja bro. Tetaplah berkreasi..😀

15 02 2009
rizki pratama

masih bingung gw cuy

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: